ANALISIS KESIAPAN IMPLEMENTASI SISTEM IDRG MELALUI PERANCANGAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) KLAIM DI RSU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Penulis

  • Ervita Nindy Oktoriani Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang
  • Subi Hariyanto Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

DOI:

https://doi.org/10.58535/jrmik.v7i2.105

Kata Kunci:

Action research, casemix, indonesian diagnosis related groups (iDRG), standard operating procedure

Abstrak

Transisi dari sistem e-Klaim berbasis Indonesian Case Base Groups (INA-CBGs) menuju sistem Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG) membawa risiko operasional yang tinggi bagi rumah sakit apabila tidak diimbangi dengan kesiapan regulasi internal. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kesiapan operasional unit casemix RSU Universitas Muhammadiyah Malang dalam implementasi iDRG serta menghasilkan solusi taktis berupa rancangan Standard Operating Procedure (SOP) Entry Data Klaim yang valid dan aplikatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan action research (riset aksi). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan petugas koder rekam medis, verifikator internal, serta kepala unit casemix, ditambah dengan teknik telaah dokumen. Penapisan prioritas masalah diuji
menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth), sementara pelacakan akar penyebabnya dipetakan menggunakan diagram Fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah paling mendesak dengan total skor tertinggi (14) adalah belum tersedianya SOP khusus untuk entry data
klaim pada sistem iDRG. Analisis Fishbone mengonfirmasi bahwa akar permasalahan utama didominasi oleh aspek method (belum adanya alur kerja tertulis dan proses kerja tidak seragam) serta aspek man (petugas belum terlatih dan kurangnya pemahaman koding iDRG). Sebagai tindakan nyata
dari riset aksi ini, telah berhasil disusun draf rancangan SOP Entry Data Klaim iDRG terstandarisasi yang mencakup alur verifikasi berkas resume medis, validasi kesesuaian kode ICD-10 dan ICD-9 CM, hingga tahapan grouping e-Klaim. Implementasi draf prosedur baku ini direkomendasikan untuk
segera disahkan guna meminimalisir kesalahan teknis petugas, mempercepat siklus pengajuan, dan mengamankan stabilitas keuangan rumah sakit.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-30

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama